Minggu, 17 Mei 2015

Pulau Enggano

Halloo semua... kali ini mimin akan share info terbaru nih, yaitu tentang Pulau Enggano. Ada yang tau dimana itu Pulau Enggano?? Ya udah mimin kasih tau aja, Pulau Enggano itu merupakan salah satu pulau terluar yang ada di Indonesia yang letaknya ada di Provinsi Bengkulu, tepatnya masuk di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. Sudah empat kali nih mimin mengunjungi Pulau Enggano dalam rangka mengikuti praktikum lapangan :D. Kenapa mesti di Pulau Enggano?? Ternyata di Pulau Enggano ekosistem lautnya sangat lengkap. Ada ekosistem mangrove, ekosistem lamun dan ekosistem terumbu karang yang masih sangat asri.
ini foro saat saya sedang praktikum mengukur kerapatan mangrove
ini foto ekosistem padang lamunnya
dan ini sedikit gambaran tentang terumbu karang enggano
Pulau Enggano sendiri juga memiliki keindahan tersendiri. Pulau Enggano memiliki dua Pulau Kecil yaitu Pulau Dua dan Pulau Merbau. 
Ini foto saat saya sedang berada di Pulau Merbau
Ini adalah gambar Pulau Dua
Gambar Pelabuhan yang ada di desa Kahyaapu
Teluk Podipo
Pemandangan saat kami di Pulau Dua
Namun sangat disayangkan, keindahan pulau ini tidak mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat. Salah satunya yaitu jalan yang masih belum dibangun dengan baik dan jembatan yang dibangun seadanya oleh masyarakat setempat

Ini adalah rumah sakit yang ada di Pulau Enggano. Sekarang telah berganti nama Rumah Sakit Berjalan Pulau Enggano.
Sangat disayangkan pulau seindah ini tapi disia-siakan dan kurang diperhatikan oleh Pemerintah Setempat. Sekian info dari mimin kali ini, semua merupakan hasil survey mimin dan pendapat pribadi setelah mengunjungi Pulau Enggano ini. Tunggu post berikutnya ya... hehe :3

Kamis, 23 April 2015

Aplikasi SIG dalam bidang Ilmu Kelautan

Hai,,, sebelumnya mimin udah share masalah apa itu SIG, sekarang mimin mo share info lagi nih tentang aplikasi SIG khususnya di bidang Ilmu Kelautan.
Berikut ini adalah beberapa contoh aplikasi SIG yaitu :
  1. Pengelolaan Fasilitas : biasanya digunakan untuk pengelolaan fasilitas kota seperti pembangunan TPI (Tempat Pelelangan Ikan), Pelabuhan, Fasilitas Wisata yang akan dibangun disekitar pantai yang dapat dijadikan sebagai obyek wisata.
  2.  Pengelolaan Sumberdaya alam dan lingkungan : Untuk tujuan ini pada umumnya digunakan citra satelit, citra Landsat yang digabungkan dengan foto udara, dengan teknik overlay (tumpang susun). Contoh aplikasinya adalah pembuatan peta kesesuaian budidaya rumput laut, teripang dan lain-lain. 
 Sumber : Sulistyo B. 2012. Sistem Informasi Geografis. Ilmu Kelautan. Universitas Bengkulu
Sekian info kali ini yang bisa mimin share, tunggu info berikutnya ya ^_^

Sabtu, 18 April 2015

Apa itu SIG

ada yang tau apa itu Sistem Informasi Geografis (SIG)?
Kebetulan nih, mimin mau share tentang SIG berhubung lagi dapat mata kuliah itu, hehee...
Setelah mimin baca beberapa pendapat ahli SIG mengenai definisi SIG itu sendiri, mimin simpulin dehh,
Sistem Informasi Geografis atau SIG adalah suatu sistem yang terorganisir dengan menggunakan perakangkat komputer, perangkat lunak, berbagai sumber data seperti data geografi dan personil yang digunakan secara bersama-sama untuk memperoleh dan menghasilkan data bereferensi geografis atau geospatial yang digunakan untuk tujuan tertentu seperti pengelolaan penggunaan lahan.
Untuk post kali ini, itu aja dulu ya :D
Sumber : Sulistyo, B. 2012. Sistem Informasi Geografis. Ilmu Kelautan. Universitas Bengkulu

Kamis, 17 Januari 2013

Makalah Rumput Laut

BAB I

PENDAHULUAN

I. PENDAHULUAN

   1.1. Latar Belakang

Indonesia merupakan negara kepulauan yang dua pertiga wilayah negaranya adalah laut dan lautan dengan 13.667 buah pulau besar maupun kecil, serta mempunyai garis pantai terpanjang di dunia, yaitu kurang lebih 80.791,42 km. Selain itu, kekayaan alam di dalamnya pun luar biasa banyaknya, terutama dengan keanekaragaman jenis hewan (fauna), tumbuh-tumbuhan (flora), serta bahan tambang dan mineral. Apalagi tingkat pencemaran laut indonesia relatif kecil, yaitu hanya sekitar 0,2 persen bila dibandingkan dengan pencemaran laut yang terjadi diseluruh dunia.

Tetapi sangat disayangkan, potensi laut Indonesia yang sedemikian baiknya kurang dimanfaatkan secara optimal serta tidak diimbangi pula dengan usaha pengembangan lebih lanjut. Sampai sejauh ini, sebagian besar petani ikan (nelayan) hanya melakukan kegiatan pemungutan hasil laut saja tanpa adanya usaha-usaha pengembangan. Namun demikian, ada juga sebagian kecil yang sudah mulai dikembangkan, seperti pembudidayaan beberapa jenis ikan, udang, dan rumput laut. Saat ini yang sedang banyak dikembangkan di Indonesia adalah pembudidayaan rumput laut. Bahkan di beberapa daerah sudah dilakukan secara besar-besaran. Contohnya, di teluk Jakarta, bahkan di propinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di daerah pesisir Takala, Bulukumba, dan Maros, areal budidaya rumput laut  lebih  kurang  seluas 775 Ha dengan hasil sekali panen  lebih  kurang 170 ton.

Rumput laut (sea weed) merupakan hasil perikanan yang bukan berupa ikan, tetapi berupa tanaman. Usaha budidaya ini mengingat potensi rumput laut sebagai salah satu komoditas ekspor nonmigas ternyata mempunyai prospek ekonomi yang cukup cerah.

1.2. Rumusan Masalah

  1. Apa itu rumput laut ?
  2. Dimana habitat rumput laut ?
  3. Klasifikasi dari rumput laut ?
  4. Manfaat rumput laut ?

1.3. Tujuan

Tujuan  mengenal  Rumput Laut adalah agar dapat memahami dengan baik tentang rumput laut dan dapat membuka inspirasi bagi pembaca dalam memanfaatkan rumput laut sebaik mungkin
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Manfaat Rumput Laut

Rumput laut digunakan sebagai obat tradisional untuk batuk, asma, bronkhitis, TBC, cacingan, sakit perut, demam, rematik, bahkan dipercaya dapat meningkatkan daya seksual. Di Cina, rumput laut juga biasa digunakan untuk pengobatan kanker. Tingginya tingkat konsumsi rumput laut berhubungan dengan rendahnya insiden kanker payudara pada wanita di negara tersebut. Hal itu disebabkan oleh kandungan klorofil rumput laut yang bersifat antikarsinogenik, karena kandungan vitamin C dan antioksidannya yang dapat melawan radikal bebas. Rumput laut bermanfaat untuk memperpanjang usia dan mencegah terjadinya penuaan dini (Sutomo, 2006).

2.2. Kandungan Gizi Rumput Laut

Rumput laut memiliki kandungan karbohidrat, protein, sedikit lemak, dan abu yang sebagian besar merupakan senyawa garam natrium dan kalium. Rumput laut juga mengandung vitamin-vitamin seperti vitamin A, B1, B2, B6, B12, C, D, E, dan K, betakaroten, serta mineral; seperti kalium, fosfor, natrium, zat besi, dan yodium. Beberapa jenis rumput laut mengandung lebih banyak vitamin dan mineral penting, seperti kalium dan zat besi yang bila dibandingkan dengan sayuran dan buah-buahan (Anggadiredja, 2006).

Selasa, 15 Januari 2013

Ikan duyung

Ehhh....
ketemu lagi ni.... (namanya juga blog sendiri la ya :D)
Kali ini kita akan membahas tentang ikan duyung. Pasti udah pernah dengar tentang ikan duyung yang sering muncul di film-film tentang bajak laut, yang biasanya digambarkan seperti cewek cantik berambut panjang, setengah badannya manusia, setengah lagi ikan. Kayak gambar di bawah ini kan...???


Kalo emang ada manusia setengah ikan seperti ini, waaahhh.....
para nelayan gak bakal nangkap ikan ni, mungkin pada nangkap ikan duyung sajah. Apalagi kalo yang belum ada calon istri tuh, hahaha.... :D. Tapi untungnya ikan duyung seperti gambar diatas itu nggak ada alias hanya halusinasi imajinasi yang kreatip pisan euy dari orang-orang.
Sebenarnya ikan duyung itu bentuknya bukan kayak gitu. Aslinya ikan duyung tuh kayak gambar di bawah ini sob...